Ramadhan

GNI

29 Sep 2024

Tiga Sekolah Tinggi di Bawah Yayasan Alhikmah Terancam Tak Berkembang Akibat Konflik Internal

Tiga Sekolah Tinggi di Bawah Yayasan Alhikmah Terancam Tak Berkembang Akibat Konflik Internal


Medan(GNP)– Tiga sekolah tinggi yang berada di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Islam Alhikmah (Yaspetia) Medan. menghadapi ancaman serius terkait pengembangan masa depan mereka. Permasalahan ini muncul setelah munculnya dua versi akta pendirian sekolah tinggi tersebut,versi tahun 1983  dan versi 2014. menyusul tindakan yayasan yang mengeluarkan dua  Pengurus yayasan  , MH dan ZS dari jabatannya,dan bukan Pendiri yayasan.

Konflik internal ini menyebabkan dualisme kepemimpinan di lingkungan yayasan, yang memicu ketidakpastian bagi mahasiswa, dosen, serta para pemangku kepentingan lainnya. Akibatnya, sekolah-sekolah tinggi tersebut terancam kehilangan akses terhadap sumber daya yang dibutuhkan untuk menunjang pengembangan kurikulum, fasilitas, serta peningkatan mutu pendidikan.

Menurut sumber yang dapat dipercaya, pemecatan MH dan ZS diduga kuat dipicu oleh perselisihan internal mengenai pengelolaan aset yayasan. Keserakahan pihak pengelola diyakini menjadi faktor utama di balik konflik ini, dengan adanya dugaan bahwa perbedaan kepentingan terkait aset dan kekuasaan dalam pengelolaan yayasan memicu perpecahan.

Situasi ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan mahasiswa, yang merasa masa depan pendidikan mereka terancam akibat konflik yang seharusnya dapat diselesaikan secara internal. Pihak yayasan sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah-langkah penyelesaian masalah ini.

Jika tidak segera diatasi, ketidakjelasan ini dapat berdampak buruk pada kualitas pendidikan yang diselenggarakan oleh sekolah-sekolah tinggi tersebut, serta reputasi yayasan secara keseluruhan. Para pemangku kepentingan berharap agar masalah ini dapat segera diselesaikan demi keberlangsungan pendidikan yang lebih baik di masa mendatang.

(Red)

24 Sep 2024

KPU Tetapkan 3 Paslon di Pilkada Medan, Besok Cabut Nomor Urut

KPU Tetapkan 3 Paslon di Pilkada Medan, Besok Cabut Nomor Urut


Selasa 24 Sep 2024
Gni NewsPost.My Id

Medan, | - KPU Kota Medan menetapkan tiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Medan. KPU menyatakan ketiganya telah memenuhi syarat untuk maju di kontestasi politik tersebut.
Ketua KPU Medan Mutia Atiqah menyebut penetapan itu dilakukan usai dia bersama komisioner KPU lainnya menggelar rapat pleno tertutup.

"Pada rapat ini kami telah melihat berkas-berkas dari ketiga paslon, yaitu Rico Waas-Zakiyuddin Harahap, paslon Ridha Dharmajaya-Abdul Rani. Kemudian, paslon Hidayatullah-Yasir Ridho," kata Mutia, Minggu (22/9/2024).

Mutia menyebut pihaknya telah meneliti berkas-berkas ketiga paslon itu dan telah terverifikasi. Oleh karena itu, ketiganya ditetapkan menjadi paslon di Pilkada Medan.

"Ketiga berkas paslon kami lihat. Kemudian, berkasnya lengkap, verifikasinya juga sudah jelas. Pada akhirnya kami memutuskan ketiga paslon dapat ditetapkan sebagai paslon Pilwakot Medan 2024," jelasnya.

Dia menyebut pihaknya akan melakukan pencabutan nomor urut paslon, besok malam.

"Setelah penetapan paslon wali kota dan wakil kota, besok 23 September 2024 KPU akan lakukan tahapan pencabutan nomor urut," pungkasnya. ( Syafii )

21 Sep 2024

KPU Tetapkan DPT Pilkada Medan 1.799.421 Pemilih

KPU Tetapkan DPT Pilkada Medan 1.799.421 Pemilih
 


MEDAN(GNI NEWS POST)
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Medan sebanyak 1.799.421. pemilih dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 3.326.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Medan Mutia Atiqah pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPSHP dan Penetapan DPT pada Pilkada Serentak tahun 2024 tingkat Kota Medan di Hotel Le Polonia Medan, Jumat (20/9/2024).


Dalam rapat itu Mutia didampingi 4 Komisioner KPU lainnya yakni Divisi Teknis Penyelenggaraan Muhammad Taufiqurahman Munthe, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Bobby Niedal Dalimunthe, Divisi Hukum dan Pengawasan: Zefrizal dan Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi: Saut Haornas Sagala.

Dari total pemilih di Pilkada Medan 2024, dengan rincian 871.250 pemilih laki-laki dan 928.238 pemilih perempuan.

Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi: Saut Haornas Sagala dalam kesempatan itu menyebutkan jumlah pemilih terbanyak berada di Medan Deli dengan 135.528 pemilih, dengan rincian 67.354 pemilih laki-laki dan 68.174 pemilih perempuan dengan jumlah TPS 246.

Sementara jumlah pemilih terendah ada  Kecamatan Medan Baru dengan 27.027 pemilih, dengan rincian 12.481 laki-laki dan 14.546 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 53.

Dikatakan, jumlah DPT berkurang sebanyak 6.029 pemilih dari DPS sebelumnya 1.805.517 pemilih. 

Berkurangnya jumlah pemilih itu disebabkan beberapa faktor yakni karena meninggal, pindah domisili, perpindahan identitas.

Selain pengurangan ada beberapa penambahan pemilihan karena pensiunan TNI/POLRI.

Berikut jumlah pemilih di 21 Kecamatan yang berhasil medanbisnisdaily.com himpun dari Rapat Pleno Terbuka : 

1. Medan Kota, jumlah pemilih 64.116 dengan rincian 30.276 laki-laki, dan 33.840 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 120.

2. Medan Sunggal, jumlah pemilih 96.215 dengan rincian 45.981 laki-laki, dan 50.234 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 185.

3. Medan Helvetia, jumlah pemilih 123.121 dengan rincian 59.112 laki-laki, dan 64.009 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 225.

4. Medan Denai, jumlah pemilih 124.823 dengan rincian 60.941 laki-laki, dan 63.882 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 239.

5. Medan Barat, jumlah pemilih 66.773 dengan rincian 31.927 laki-laki, dan 34.845 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 119.

6. Medan Deli, jumlah pemilih 135.528 dengan rincian 67.354 laki-laki, dan    68.174 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 246.

7. Medan Tuntungan, jumlah pemilih 70.805 dengan rincian 33.794 laki-laki, dan 37.011 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 145.

8. Medan Belawan, jumlah pemilih 74.281 dengan rincian 37.296 laki-laki, dan 36.985 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 143.

9. Medan Amplas, jumlah pemilih 93.715 dengan rincian 45.269 laki-laki, dan 48.446 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 170.

10. Medan Area, jumlah pemilih 85.590 dengan rincian 41.335 laki-laki, dan 44.255 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 153.

11. Medan Johor, jumlah pemilih 113.108 dengan rincian 54.551 laki-laki, dan 58.557 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 209.

12. Medan Marelan, jumlah pemilih 133.250 dengan rincian 66.244 laki-laki, dan 67.006 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 239.

13. Medan Labuhan, jumlah pemilih 96.201 dengan rincian 48.124 laki-laki, dan 48.077 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 189.

14. Medan Tembung,  jumlah pemilih 109.920 dengan rincian 53.165 laki-laki, dan 56.755 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 192.

15. Medan Maimun, jumlah pemilih 38.328 dengan rincian 18.439 laki-laki, dan 19.889 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 69.

16. Medan Polonia, jumlah pemilih 43.358 dengan rincian 20.740 laki-laki, dan 22.618 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 76.

17. Medan Baru, jumlah pemilih 27.027 dengan rincian 12.481 laki-laki, dan       14. 546 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 53.

18. Medan Perjuangan, jumlah pemilih 79.777 dengan rincian 38.193 laki-laki, dan 41.584 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 143.

19. Medan Petisah, jumlah pemilih 55.919 dengan rincian 26.282 laki-laki, dan 29.637 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 108.

20. Medan Timur, jumlah pemilih 90.432 dengan rincian 42.989 laki-laki, dan 47.445 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 163.

21. Medan Selayang, jumlah pemilih 78.562 dengan rincian 37.498 laki-laki, dan 41.064 perempuan dengan jumlah TPS sebanyak 140.


Reporter : Syafii


20 Sep 2024

Wisata Hutan Kapur di Desa Sibagindar, Kecamatan Pagindar, Pakpak Bharat, Sumatera Utara

Wisata Hutan Kapur di Desa Sibagindar, Kecamatan Pagindar, Pakpak Bharat, Sumatera Utara



Pakpak Bharat-Sumut

Pemandu wisata lokal mengenakan pakaian khas Pakpak Bharat, membawa kita menjelajahi kawasan hutan kayu kapur raksasa yang berusia ratusan hingga ribuan tahun. Hutan ini memiliki sejarah penting yang terhubung dengan Kota Barus, yang dulunya merupakan pusat perdagangan utama bagi saudagar dari India, Arab, dan lainnya, dengan produk utama termasuk kayu kapur.


Minyak yang dihasilkan dari pohon kapur barus juga digunakan sebagai pengawet mumi dalam peradaban kuno. Rute perdagangan yang melibatkan Barus, Singkil, dan Pakpak Bharat menjadi saksi sejarah perkembangan suku dan agama di kawasan ini.


Di Mejan Berutu, pengunjung dapat melihat peninggalan bersejarah yang menunjukkan pengaruh Hindu, seperti ukiran dan kendi. 


Satu hal yang menarik, pohon kapur yang dimaksud bukanlah kapur serbuk atau kapur penghalau hama, melainkan pohon yang memiliki khasiat luar biasa. Saya mencoba air dari pohon kapur saat di Sibagindar, dan merasakan manfaatnya yang menyegarkan.

Pohon kapur juga disebutkan dalam kitab suci Al-Qur'an, pada ayat ke-5 surat Al-Insan, menambah nilai spiritual bagi tanaman ini.

Jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Pakpak Bharat dan menyaksikan langsung keajaiban dan sejarah yang ada di sana. (Gajah)


17 Sep 2024

KPU Medan Pastikan 3 Paslon Pilkada 2024 Telah Lengkapi LHKPN

KPU Medan Pastikan 3 Paslon Pilkada 2024 Telah Lengkapi LHKPN




Medan (GNI NEWS POST)– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan mengonfirmasi bahwa tiga bakal pasangan calon (bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan telah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pelaporan ini merupakan syarat wajib untuk mengikuti Pilkada 2024.

"Ketiga bapaslon telah menyerahkan LHKPN mereka kepada KPK, sesuai ketentuan yang berlaku dalam proses pencalonan," ujar Ketua KPU Medan, Mutia Atiqah, Minggu (15/9/2024).

Bapaslon yang sudah melaporkan LHKPN adalah:

1. Rico Waas – Zakiyuddin Harahap

2. Prof. Ridha Dharmajaya – Abdul Rani

3. Hidayatullah – Ahmad Yasyir Ridho Lubis

Mutia menjelaskan bahwa KPU hanya menerima bukti pelaporan LHKPN dari KPK, yang diperlukan sebagai syarat penetapan peserta Pilkada Medan 2024.

Tahapan Verifikasi dan Masukan Masyarakat

Komisioner KPU Medan Divisi Teknis Penyelenggaraan, Muhammad Taufiqurrahman Munthe, menambahkan bahwa verifikasi berkas administrasi ketiga bapaslon telah selesai, termasuk pelaporan LHKPN. Selain itu, para bapaslon telah memperbaiki berkas administrasi yang diperlukan.

KPU kini memasuki tahap penerimaan masukan dan tanggapan masyarakat mulai 15 hingga 18 September 2024. Setelah itu, pada 22 September 2024, KPU akan menetapkan pasangan calon resmi, diikuti dengan pengundian nomor urut pada 23 September 2024.

Dukungan Politik bagi Pasangan Calon

1. Rico Waas – Zakiyuddin Harahap: Didukung oleh 8 partai, yaitu Gerindra, NasDem, Golkar, PSI, Demokrat, PAN, PKB, dan Perindo.

2. Prof. Ridha Dharmajaya – Abdul Rani: Didukung oleh PDI Perjuangan, Hanura, PPP, Partai Ummat, Gelora, Partai Buruh, PKN, dan PBB.


3. Hidayatullah – Ahmad Yasyir Ridho Lubis: Didukung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pilkada Medan 2024 menjadi momentum penting bagi kota ini, dengan persaingan ketat di antara ketiga pasangan calon yang didukung oleh koalisi partai politik besar.(Syafii)


3 Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Penuhi Syarat untuk Pilkada 2024

3 Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Penuhi Syarat untuk Pilkada 2024




Medan (GNI NEWS POST )– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan secara resmi menyatakan bahwa tiga bakal pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Pengumuman ini disampaikan oleh Ketua KPU Kota Medan, Mutia Atiqah, pada Minggu, 15 September 2024.

"Berdasarkan verifikasi administrasi dan faktual yang telah kami lakukan, ketiga pasangan calon dinyatakan memenuhi syarat untuk maju di Pilkada Medan," ujar Mutia Atiqah kepada para wartawan.

Adapun ketiga pasangan calon yang dinyatakan memenuhi syarat adalah:
1. Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap
2. Prof. Ridha Dharmajaya dan Abdul Rani
3. Ustaz Hidayatullah dan Ahmad Yasyir Ridho Lubis



Salah satu tahapan verifikasi penting yang dilakukan oleh KPU adalah pengecekan keabsahan ijazah pendidikan terakhir para paslon. Ijazah yang diverifikasi untuk masing-masing calon adalah sebagai berikut:

- Rico Waas melampirkan ijazah dari SMA Negeri 2, dan Zakiyuddin Harahap dari SMA Husni Thamrin.

- Prof. Ridha Dharmajaya melampirkan ijazah dari SMA Negeri 1, sementara pasangannya, Abdul Rani, dari SMA Negeri 14 Medan.

- Ustaz Hidayatullah melampirkan ijazah dari SMA Alwashliyah, dan pasangannya, Ahmad Yasyir Ridho, dari SMA Negeri 4 Medan.

"Kami telah mengunjungi sekolah-sekolah terkait dan memastikan keabsahan ijazah yang dilampirkan. Semua dinyatakan sah dan memenuhi persyaratan," jelas Mutia.



Setelah tahapan verifikasi ini, KPU membuka masa tanggapan dan masukan masyarakat terkait administrasi para paslon hingga 15 September 2024. "Jika ada tanggapan atau masukan dari masyarakat, kami akan segera melakukan klarifikasi," tambahnya.

Setelah proses tanggapan selesai, penetapan resmi pasangan calon akan dilakukan pada Tanggal 22 September 2024, dan pengundian nomor urut pasangan calon dijadwalkan pada Tanggal 23 September 2024.

Masyarakat dapat memberikan tanggapan langsung ke kantor KPU Kota Medan atau melalui email dan media sosial resmi milik KPU Medan.(Syafii


KPU Medan Nyatakan Tiga Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Penuhi Syarat

KPU Medan Nyatakan Tiga Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Penuhi Syarat



MEDAN(GNI NEWS POST)– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan telah mengumumkan bahwa tiga pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan telah memenuhi semua persyaratan administrasi untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua KPU Kota Medan, Mutia Atiqah, yang diwakili oleh Bobby Niedal Dalimunthe dan Muhammad Taufiqurrahman Munthe, pada Sabtu, 14 September 2024, di gedung KPU Medan, Jalan Kejaksaan.

Ketiga pasangan calon yang telah dinyatakan lolos adalah:

1. Rico Tri Putra Bayu Waas dan Zakiyuddin Harahap

2. Prof. Ridha Darmajaya dan Abdul Rani SH

3. H. Hidayatullah SE dan H. A. Yasir Ridho Loebis M.S.P.

Masa Tanggapan Masyarakat dan Penetapan Calon


Proses penetapan resmi pasangan calon akan dilakukan pada 22 September 2024, setelah KPU membuka tanggapan masyarakat yang berlangsung dari 15 hingga 17 September 2024. "Kami menunggu masukan masyarakat selama tiga hari, dan setelah itu kami akan melakukan klarifikasi jika ada tanggapan yang masuk," jelas Taufiqurrahman Munthe. Pengundian nomor urut Paslon akan dilakukan sehari setelahnya, pada 23 September 2024.



Persiapan Kampanye

Masa kampanye untuk Pilkada Medan akan dimulai pada 25 September hingga 23 November 2024. KPU akan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Medan untuk menentukan zona-zona kampanye dan titik-titik lokasi pemasangan alat peraga kampanye. "Kami akan mengatur pembagian zona kampanye dan berkoordinasi dengan Pemko Medan terkait tempat-tempat yang dapat digunakan untuk kegiatan kampanye," kata Bobby Niedal Dalimunthe.

Pihak KPU Medan juga mengingatkan agar tim sukses Paslon segera menyerahkan data tim kampanye mereka dan memasukkannya ke dalam Sistem Informasi Dana Kampanye (Sidakam) setelah penetapan pasangan calon pada 22 September nanti.(Syafii)


Pendidikan Kader Penggerak NU Angkatan I PCNU Kabupaten Tapanuli Tengah Sukses Diselenggarakan





Tapanuli Tengah, 15 September 2024– Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tapanuli Tengah berhasil menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan I pada 13-15 September 2024 di Perguruan NU Barus. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan peserta kader dari berbagai wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah yang penuh semangat mengikuti rangkaian acara selama tiga hari.

Acara ini dipimpin langsung oleh dua instruktur nasional kaderisasi NU, yakni Kyai Hudalloh Ridwan dan Kyai Agus Nur Soleh, yang membawakan materi-materi penting seputar nilai-nilai ke-NU-an, kebangsaan, serta strategi pengembangan organisasi NU di tengah tantangan zaman.

Kegiatan PD-PKPNU ini bertujuan untuk mencetak kader penggerak yang memiliki pemahaman mendalam tentang ajaran dan perjuangan Nahdlatul Ulama, serta mampu menjadi motor penggerak dalam menguatkan dan membesarkan organisasi di tingkat lokal. Dalam pelatihan ini, peserta dilatih untuk memiliki mentalitas pemimpin yang tangguh, cerdas, dan berakhlak.

Kyai Hudalloh Ridwan menyampaikan, "Kegiatan ini bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ajang mempererat silaturahmi antar kader, sehingga kebersamaan dan kesatuan ini menjadi kekuatan dalam menjaga NKRI dan menegakkan Pancasila di tengah-tengah masyarakat."*

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Tapanuli Tengah, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan panitia atas terselenggaranya kegiatan ini dengan sukses dan lancar. Ia berharap ilmu yang didapatkan selama tiga hari penuh bisa diimplementasikan dengan baik untuk membangkitkan semangat ber-NU di masyarakat.

"SIAPA KITA?? NU! NKRI HARGA MATI, PANCASILA JAYA!" teriak Ketua PCNU dengan penuh semangat, yang kemudian disambut oleh para peserta dengan antusias.

Tentang PCNU Kabupaten Tapanuli Tengah

PCNU Kabupaten Tapanuli Tengah adalah bagian dari Nahdlatul Ulama, organisasi Islam terbesar di Indonesia yang memiliki visi memperjuangkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah, dengan fokus pada pendidikan, sosial, dan kebangsaan. PCNU Tapanuli Tengah berperan penting dalam membina dan mengembangkan kader-kader yang dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.(Red/Tim)


16 Sep 2024

Yayasan Perguruan Tinggi Islam Al-Hikmah (Yaspetia) Medan: Memperkuat Pendidikan Tinggi di Sumatera Utara Selama 41 Tahun


Yayasan Perguruan Tinggi Islam Al-Hikmah (Yaspetia) Medan: Memperkuat Pendidikan Tinggi di Sumatera Utara Selama 41 Tahun

Medan - GNI NEWS POST- Yayasan Perguruan Tinggi Islam Al-Hikmah (Yaspetia) Medan, yang didirikan pada tahun 1983, merayakan lebih dari empat dekade komitmennya dalam menyediakan pendidikan tinggi berkualitas di wilayah Sumatera Utara. Dengan lima kampus yang tersebar di berbagai lokasi, Yaspetia Medan telah memainkan peran penting dalam pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan di provinsi ini.

Daftar Kampus Yaspetia

1. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Al-Hikmah Medan
   Sekolah ini menyediakan program studi di bidang hukum, mempersiapkan mahasiswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk berkarir di sektor hukum. Dengan kurikulum yang komprehensif dan pengajaran dari dosen berpengalaman, kampus ini berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan hukum di tingkat lokal maupun nasional.

2. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Hikmah Medan

   Fokus pada ilmu ekonomi dan bisnis, kampus ini memberikan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Program studi yang ditawarkan meliputi ekonomi makro, ekonomi mikro, dan manajemen bisnis, bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi dinamika ekonomi global.

3. Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Medan

   Kampus ini berfokus pada pendidikan agama Islam dan pengembangan spiritual. Dengan kurikulum yang dirancang untuk memperdalam pengetahuan agama, kampus ini bertujuan untuk mencetak calon pemimpin dan pengajar agama yang kompeten dan berdedikasi.

4. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hikmah Medan
   Menyediakan pendidikan yang khusus dalam bidang tarbiyah, kampus ini mempersiapkan tenaga pendidik yang berkualitas. Program studi di kampus ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan pedagogis yang efektif serta pemahaman mendalam tentang teori dan praktik pendidikan.

5. Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Tanjung Balai

   Sebagai cabang dari kampus utama di Medan, kampus ini melayani wilayah Tanjung Balai dengan menawarkan program pendidikan agama Islam yang berkualitas. Kampus ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan tinggi agama di daerah tersebut, memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

Sejarah dan Para Pendiri

Yayasan Perguruan Tinggi Islam Al-Hikmah didirikan pada tahun 1983 dengan akte notaris No.8. Para pendiri yayasan ini adalah tokoh-tokoh yang berkomitmen untuk memajukan pendidikan tinggi di Sumatera Utara. Mereka adalah:

1. Harum Manan
2. Makmur Limbong
3. M. Rifai Lubis
4. Dahlan Hasibuan
5. Burhan Hs
6. Firdaus Naly
7. Halimahtussakdiyah

Para pendiri ini memiliki visi untuk menyediakan akses pendidikan tinggi berkualitas bagi masyarakat Sumatera Utara, dan dedikasi mereka telah menjadikan Yaspetia sebagai salah satu yayasan pendidikan yang berpengaruh di wilayah ini.

Pencapaian dan Kontribusi

Selama lebih dari empat dekade, Yaspetia Medan telah berhasil mengembangkan lima kampus yang masing-masing berkontribusi dalam bidang ilmu hukum, ekonomi, agama, dan pendidikan. Lulusan dari kampus-kampus ini telah memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai sektor, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Dengan fasilitas pendidikan yang terus diperbarui dan program studi yang relevan dengan perkembangan zaman, Yaspetia Medan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat. Melalui berbagai inisiatif dan kerjasama dengan berbagai pihak, Yaspetia berupaya untuk terus memajukan pendidikan tinggi di Sumatera Utara.(Red)


Yayasan Al Hikmah Medan di dirikan Pada Tahun 1983

Yayasan Perguruan Tinggi Islam Al-Hikmah (Yaspetia) Medan yang Dibentuk pada tahun 1983 telah memiliki 5 (Lima) kampus di wilayah Sumatera Utara



Medan- GNI NEWS POST

Yayasan Perguruan Tinggi Islam Al-Hikmah (Yaspetia) Medan yang Dibentuk pada tahun 1983 telah memiliki 5 (Lima) kampus di wilayah Sumatera Utara : 
1.Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Al-Hikmah Medan.

2.Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Hikmah Medan.

3.Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Medan.

4.Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hikmah Medan.


5. Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Tanjung Balai.

Melahirkan 5 (Lima) Kampus yayasan Perguruan Tinggi Agama Islam Al-Hikmah yang didirikan pada tahun 1983 akte notaris No.8 
Para Pendiri /Pengurus
1.Harum Manan
2.Makmur Limbong
3.M.Rifai Lubis
3.Dahlan Hasibuan
4.Burhan Hs
5.Firdaus Naly
6.Halimahtussakdiyah

(Red)




Prowan Luncurkan Inisiatif Revolusioner untuk Perlindungan dan Kesejahteraan Wartawan Online di Indonesia

Prowan Luncurkan Inisiatif Revolusioner untuk Perlindungan dan Kesejahteraan Wartawan Online di Indonesia



Medan, 16 September 2024 — Prowan (Profesional Online Wartawan Nasional) hari ini dengan bangga meluncurkan inisiatif terbarunya yang bertujuan untuk memperkuat perlindungan hukum serta meningkatkan kesejahteraan wartawan dan wartawati online di Indonesia.

pppInisiatif ini adalah langkah besar dalam mendukung para jurnalis digital dan memastikan mereka mendapatkanppppp perlindungan serta dukungan yang sesuai dengan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999.



Inisiatif ini dirancang dengan fokus pada beberapa area kunci:

1. Layanan Konsultasi Hukum
Prowan akan menyediakan layanan konsultasi hukum gratis yang dirancang untuk membantu wartawan menghadapi tantangan hukum dan etika yang mereka hadapi. Konsultasi ini meliputi:

- Bantuan Hukum:
 Pendampingan dalam kasus hukum terkait liputan berita, pelanggaran hak, atau tuntutan hukum yang dihadapi wartawan.

- Edukasi Hukum:
Sesi pendidikan untuk meningkatkan pemahaman wartawan tentang hak-hak mereka dan kewajiban hukum.

2. Pelatihan dan Pengembangan Profesional

Prowan akan menyelenggarakan berbagai program pelatihan dan lokakarya untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi wartawan, termasuk:

- Pelatihan Jurnalisme Digital:
Teknik-teknik terbaru dalam jurnalisme online, termasuk penggunaan alat digital dan platform media sosial.

- Etika Media dan Jurnalisme Investigasi:
 Keterampilan untuk menjaga integritas dan kualitas laporan, serta teknik-teknik investigasi mendalam.

3. Dukungan Finansial dan Kesejahteraan

Untuk mendukung kesejahteraan wartawan yang mungkin menghadapi kesulitan ekonomi, Prowan akan menyediakan:

- Bantuan Keuangan:
Dukungan untuk biaya medis, hukum, dan kebutuhan mendesak lainnya.

- Program Kesejahteraan:
 Penyediaan fasilitas kesehatan dan kesejahteraan, termasuk asuransi kesehatan dan program kesehatan mental.

4. Fasilitas dan Sumber Daya

Prowan akan memastikan akses yang lebih baik ke teknologi dan sumber daya untuk mendukung kerja wartawan, termasuk:

- Perangkat Teknologi:
Akses ke perangkat keras dan perangkat lunak terbaru untuk mendukung pelaporan berita yang efektif.

- Platform Digital:
Akses ke platform dan alat digital untuk penelitian, penulisan, dan distribusi berita.

5. Advokasi dan Kampanye.

Prowan akan meluncurkan kampanye advokasi untuk meningkatkan kesadaran mengenai hak-hak wartawan dan tantangan yang mereka hadapi, serta:

- Kampanye Kesadaran:
 Program untuk mempromosikan perlindungan hak-hak wartawan di tingkat nasional.

- Dialog Publik:
Diskusi dan pertemuan dengan pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, untuk membahas isu-isu jurnalisme.

6. Mandiri dan Pengelolaan Anggaran Daerah

Prowan mendorong kemandirian wartawan dengan mengelola pendapatan dan anggaran masing-masing daerah untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan. Inisiatif ini mencakup:

- Pendanaan Daerah:
Mendorong alokasi anggaran khusus untuk wartawan di setiap daerah, mendukung pelaporan berita lokal dan pemenuhan kebutuhan lokal.

- Pengelolaan Sumber Daya: Memberikan pelatihan dalam pengelolaan keuangan dan sumber daya untuk meningkatkan kemandirian finansial wartawan.

Acara Peluncuran

Acara peluncuran inisiatif ini akan menampilkan berbagai kegiatan penting, termasuk:

- Seminar dan Diskusi Panel: Menghadirkan tokoh-tokoh utama dalam dunia jurnalisme dan hukum untuk membahas isu-isu terkini dalam jurnalisme online, tantangan hukum, dan etika.

- Sesi Pelatihan Langsung:
 Kesempatan bagi wartawan untuk belajar dari para ahli melalui sesi pelatihan praktis.

- Networking dan Kolaborasi:
Fasilitas bagi wartawan untuk berinteraksi, berbagi pengalaman, dan membangun jaringan profesional.


Tentang Prowan:

Prowan adalah organisasi nasional yang didedikasikan untuk mendukung dan melindungi wartawan online di Indonesia. Dengan tujuan memastikan perlindungan hak-hak wartawan sesuai dengan UU Pers No. 40 Tahun 1999, Prowan berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan danp profesionalisme anggotanya dalam menghadapi tantangan jurnalisme digital.